HEMATOLOGI I DEFINISI Hematologi adalah bidang studi kesehatan yang mempelajari tentang darah dan gangguan darah yang terjadi. Beberapa penyakit yang termasuk dalam bidang hematologi adalah anemia, gangguan pembekuan darah, penyakit infeksi, hemofilia dan leukimia. PROSES PEMBEKUAN DARAH Proses pembekuan darah normal melewati serangkaian interaksi yang kompleks, yaitu: a. Trombosit membentuk sumbatan Trombosit bereaksi ketika pembuluh darah rusak atau ada luka. Mereka menempel pada dinding daerah yang luka dan bersama-sama membentuk sumbatan. Sumbatan dibentuk guna menutup bagian yang rusak, agar menghentikan darah yang keluar. Trombosit juga melepaskan bahan kimia untuk menarik lebih banyak trombosit dan sel-sel lain untuk melanjutkan tahap berikutnya. b. Pembentukan bekuan darah Faktor-faktor pembekuan memberi sinyal terhadap satu sama lain, untuk melakukan reaksi berantai yang cepat. Reaksi ini dikenal sebagai kaskade koagulasi. Pada tahap akhir kaskade ini...
Postingan
Menampilkan postingan dari November, 2020
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ANTIHISTAMIN II DEFINISI Antihistamin merupakan zat yang dapat mengurangi atau menghalangi efek histamine terhadap tubuh dengan jalan memblok reseptor histamine (penghambatan saingan). Terdapat 2 reseptor histamine, yaitu reseptor-H1 dan reseptor-H2. Perangsangan pada reseptor histamine akan berefek pada kontraksi otot polos pada bronkus,usus, dan rahim; vasodilatasi vascular; stimulasi ujung saraf yang menyebabkan eritema dan gatal; serta hipersekresi asam lambung. PENGGOLONGAN ANTIHISTAMIN Berdasarkan hambatan pada reseptor spesifik, antihistamin dibagi menjadi 3 golongan yaitu : Ø 1. Antagonis H1 terutama digunakan untuk pengobatan gejala-gejala akibat reaksi alergi . Ø 2. Antagonis H2 digunakan untuk mengurangi sekresi asam lambung pada pengobatan penderita tukak lambung. 3. Antagonis H3 belum digunakan untuk pengobatan, masih dalam proses penelitian leb...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ANTIHISTAMIN I A. DEFINISI Antihistamin merupakan golongan obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi gejala akibat reaksi alergi. Reaksi alergi yang biasanya dapat diatasi oleh obat ini adalah reaksi alergi akibat sengatan serangga, alergi makanan, biduran, rinitis, dan urtikaria. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi mual atau muntah yang diakibatkan oleh mabuk perjalanan. Ada empat tipe reseptor histamin, yaitu H1, H2, H3, dan H4 yang keempatnya memiliki fungsi dan distribusi yang berbeda. Pada kulit manusia hanya reseptor H1 dan H2 yang berperan utama. Blokade reseptor oleh antagonis H1 menghambat terikatnya histamin pada reseptor sehingga menghambat dampak akibat histamin misalnya kontraksi otot polos, peningkatan permeabilitas pembuluh darah dan vasodilatasi pembuluh darah B. CARA KERJA ANTIHISTAMIN Ketika ada zat-zat berbahaya, seperti virus atau bakteri, masuk ke dalam tubuh, histamin akan muncu...